TIPS MEMILIH LOKASI PERUMAHAN YANG COCOK BUAT UASAHA
Untuk memulai suatu usaha atau
dagang bagi para pemula bukanlah suatu perkara yang mudah karena bisa jadi
modal tidak kembali gara-gara barang tidak dapat terjual. Untuk mengatasi
masalah seperti itu maka bagi pebisnis pemula harus lebih mengetahui hal-hal
yang harus diperhatikan dalam memilih perumahan untuk dijadikan usaha. Berikut
ini merupakan beberapa hal yang harus diperhatikan:
1. Lokasi pada
sisi jalan arah pulang pekerja. Jika
diamati dengan baik, pertumbahan usaha pada sisi jalan orang pulang kerja lebih
berkembang dibandingkan dengan sisi jalan orang berangkat kerja. Mengapa bisa
seperti itu? Jawabannya sederhana yaitu orang lebih cenderung melakukan
aktifitas belanja pada saat pulang kerja, selain karena handling barang yang
dibeli lebih nyaman, juga karena karakter pekerja di Indonesia pada saat
berangkat kerja tidak memberikan allowance waktu yang lama, paling hanya 10
menit saja, itupun buat sarapan di pabrik he-he-he.
2. Cari lokasi
dengan populasi penduduk yang besar.
Usaha identik dengan jual beli. Agar penjualan dapat maksimal tentu saja
dibutuhkan populasi penduduk yang besar. Metode ini sangat efektif untuk usaha
yang ditargetkan pada perumahan dengan sistem klaster, karena target utamanya
adalah penduduk perumahan tersebut. semakin besar populasi semakin baik pula
kemungkinan penjualannya.
3. Hindari
lokasi yang rawan banjir.
Banjir merupakan kendala yang serius untuk saat ini! Walaupun lokasinya sangat
strategis, namun jika mudah tergenangi banjir maka penjualan tidak akan
maksimal dan cenderung akan kehilangan konsumen karena konsumenpun biasanya
akan merelokasi rumah mereka.
4. Hindari
lokasi yang rawan kemacetan. Kemacetan
merupakan hal yang paling menyebalkan bagi pengendara. Perilaku konsumen
cenderung membelanjakan uangnya pada saat situasi dan kondisi nyaman dan mudah
sehingga jika lokasi pada daerah kemacetan, pengendara lebih berkonsentrasi
untuk cepat-cepat lepas dari kemacetan ketimbang mampir untuk berbelanja.
5. Hindari
lokasi yang berbauh mistik. Sudah
hal biasa jika pada perumahan untuk lokasi T sulit untuk dijual. Saya sendiri
sebenarnya tidak percaya akan hal seperti itu, namun bisnis yang baik haruslah
mengikuti isu yang berkembang dipasaran, maka lebih baik hindari lokasi pada
posisi T atau tusuk sate.
6. Hindari
lokasi yang rawan kejahatan.
Faktor kejahatan sebenarnya saat ini sudah merata dimana-mana, namun sebaiknya
memilih lokasi yang potensi untuk para penjahat beraksi lebih kecil. Biasanya
penjahat lebih suka pada tempat yang ramai namun pencahayaan kurang terang dan
terkesan semrawut. Memang biasanya harga lebih murah, namun tidak ada artinya
jika usaha yang telah dirintis bertahun-tahun dirampas maling dalam sekejap.
SUMBERhttp://tipspetani.blogspot.com/2013/09/tips-memilih-lokasi-perumahan-untuk.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar